Penjelasan Tegangan Baterai Li-ion 18650 3.6v 3.7v 3.75v 3.8v atau juga 4.2v 4.35v ?

Tegangan yang tertulis pada label baterai Li-ion atau Li-po / Lithium Polymer ditulis dengan tegangan nominal atau tegangan penuh baterai. Sehingga kita menjumpai variasi penulisan tegangan pada label atau tubuh baterai. Misal tertulis tegangan 3.6v, 3.7v atau 3.8v juga ada yang mencantumkan tegangan penuhnya misal 4.2v atau 4.35v, kenapa?
Seperti diketahui, umumnya tegangan baterai Lithium Ion dilihat dari tegangan penuhnya (charged voltage) ada 2 macam, yaitu baterai dengan tegangan penuh 4.2v biasanya ditulis 3.6v atau 3.7v dan ini paling banyak kita dijumpai. Sedangkan baterai dengan tegangan penuh 4.35v biasanya ditulis 3.7v atau 3.8v.

Baterai Li-ion dilihat dari tegangan penuhnya ada 2 (dua) macam, yaitu:

  • Standart Voltage 4.20v biasanya ditulis baterai 3.6v atau kurang dari 3.7v.
  • High Voltage 4.35v biasanya ditulis baterai 3.7v, 3.75v, 3.78v, 3.8v atau lebih dari 3.7v.

Agar tidak bingung sebenarnya baterai ini termasuk tegangan penuh 4.2v atau 4.35v, paling mudah adalah dengan cek ke datasheet untuk baterai brand. Yang dimaksud baterai branded adalah baterai produksi LG Chem, SAMSUNG SDI, PANASONIC / SANYO, SONY ENERGY / MURATA.
Contoh baterai dengan tegangan penuh 4.2v adalah:

  • Panasonic NCR18650B 3400mAh 4A 3,6v
  • SANYO NCR18650GA 3450mAh 10A 3.6v
  • SAMSUNG SDI INR18650-25R 2500mAh 20A 3.6v

Contoh baterai dengan tegangan penuh 4.35v adalah:

  • SAMSUNG SDI ICR18650-30B 3000mAh 5.9A 3.78v
  • LG ICR18650D1 atau LGABD11865 3000mAh 5.8A 3.75v
  • LG ICR18650E1 atau LGABE11865 3200mAh 4.6A 3.75V

Jadi sekali lagi untuk lebih jelas tegangan penuh baterai sampai berapa volt, di cek datasheet dahulu, tetapi jika penggunaan atau chargernya di 4.2v maka aman saja gan. Jika masih ada pertanyaan, silakan langsung saja kontak di nomor kami via WA atau Telegram. Thanks!