Bagaimana Cara Uji Baterai Li-ion 18650 Anda Asli atau Palsu?

Semakin banyaknya aplikasi elektronik menggunakan baterai Li-ion 18650 3.7v membuat baterai ini menjadi umum dan mudah dijumpai dijumlah di toko fisik/online Indonesia. Dipasaran banyak sekali dijual baterai berbagai merk / brand dengan berbagai kapasitas mulai dibawah 1000mAh sampai lebih dari 3500mAh dan harga mulai dibawah Rp.10.000 sampai diatas Rp.100.000 per biji.

Masalahnya adalah pasar baterai sudah tercemar dengan baterai palsu sejak awal dengan baterai-baterai yang kapasitasnya kurang dari yang terulis, baterai palsu, ataupun baterai rebrand. Misalnya untuk baterai merk UltraFire adalah paling banyak beredar dipasaran untuk baterai dengan harga murah meriah. Padahal baterai UltraFire aslinya harga lebih mahal dari baterai branded lainnya. Tentu kebanyakan (hampir semua) baterai UltraFire dijual di pasar Indonesia adalah palsu alias abal-abal.

Bagaimakah cara paling mudah untuk menguji apakah baterai asli atau palsu, sesuai dengan deskripsi yang tertulis pada iklan jual-beli online ? Berikut adalah tips bagaimana cara membedakan baterai asli / original / authentic atau palsu / fake / clone oleh TokoJelek.com …

A. Uji atau tes fisik baterai, meliputi :

Uji fisik ini adalah tes dari penampakan baterai seperti bentuk kutub positif/negatif, bentuk/warna plastik PVC, ukuran, berat, dll.

  • Warna plastik PVC shrink tube
  • Tulisan pada plastik PVC dan tabung logam (steel tube)
  • Bentuk kutub positif baterai
  • Bentuk kutub negatif baterai
  • Berat baterai
  • Ukuran baterai

B. Uji atau tes elektronik baterai, meliputi :

Uji elektronik adalah tes baterai dengan beberapa alat ukur elektronik, seperti tegangan baterai, hambatan dalam (internal resistance), kapasitas baterai, dan uji secara elektronik/fisika lain.

  • Tegangan baterai
  • Hambatan dalam (Internal Resistance)
  • Kapasitas baterai
  • Uji beban baterai

Tulisan ini belum selesai (draft), masih dalam proses…